WhatsApp Icon
BAZNAS Indonesia Mendukung Upaya Pemulihan Sumatra Melalui Penyaluran Sedekah dari BAZNAS Demak

Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) telah mengfasilitasi penyaluran sedekah kemanusiaan dengan total nilai Rp 342 juta dari BAZNAS Kabupaten Demak untuk membantu proses pemulihan masyarakat terdampak banjir di wilayah Sumatra dan Aceh. Penyerahan sedekah dilakukan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, dihadiri oleh perwakilan pimpinan BAZNAS RI dan jajaran BAZNAS Kabupaten Demak. Sedekah ini berasal dari hasil gotong-royong masyarakat Demak termasuk dukungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan organisasi kemasyarakatan setempat. Melalui keterlibatan BAZNAS RI dalam memfasilitasi sedekah tersebut, amanah ini dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran sesuai prinsip pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dijalankan BAZNAS. Dana yang terkumpul diarahkan untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana, sehingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal. Sinergi antara unit BAZNAS di tingkat pusat dan daerah memperkuat kapasitas lembaga dalam memberikan solusi kemanusiaan yang berkelanjutan. Upaya ini mencerminkan kepedulian lintas komunitas terhadap saudara-saudara yang mengalami dampak bencana, serta peran BAZNAS RI sebagai lembaga yang konsisten memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Sumber: BAZNAS RI, "Bantu Pulihkan Sumatra, BAZNAS Demak Salurkan Sedekah Rp342 Juta melalui BAZNAS RI", dipublikasikan 28 Januari 2026.

30/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Tanggamus dan Pekon Sukarame Bersinergi Berikan Bantuan Rehab Rumah untuk Keluarga Ibu Aisah

Kepedulian dan kebersamaan kembali hadir di tengah masyarakat Pekon Sukarame, Kecamatan Talang Padang. Pada hari ini, 11 Desember 2025, BAZNAS Kabupaten Tanggamus bersama Pemerintah Pekon Sukarame menyalurkan bantuan rehab rumah untuk keluarga Ibu Aisah dan Bapak Saimin, warga Desa Paneongan yang sejak lama tinggal di rumah tidak layak huni.

Ibu Aisah, seorang ibu rumah tangga yang berjuang membantu ekonomi keluarga melalui usaha kecil pembuatan keripik pisang, hidup berdampingan dengan suaminya, Bapak Saimin, seorang buruh serabutan yang bekerja apa saja demi memenuhi kebutuhan hidup. Mereka memiliki tiga anak kecil yang membutuhkan tempat tinggal aman, layak, dan nyaman untuk tumbuh.

Rumah yang telah lama mereka tinggali kini sudah rapuh, lembab, dan tak lagi memenuhi standar kelayakan. Melihat kondisi itu, BAZNAS Tanggamus dan Pekon Sukarame berkolaborasi untuk menghadirkan bantuan yang bukan hanya berupa bangunan baru, tetapi juga harapan dan kekuatan baru bagi keluarga kecil ini. Dalam kegiatan penyerahan bantuan hari ini, BAZNAS didampingi oleh Kepala Pekon Sukarame, Bapak Yuda Perdana, beserta aparatur pekon yang turut memberikan dukungan penuh.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tanggamus, Bapak Ibnu Nizar, menyampaikan pesan yang sarat makna dan menyentuh hati:

“Rumah ibu Aisah yang sudah tidak layak huni dibongkar untuk dibangun kembali. Rumah tinggal bukan sekedar untuk berteduh secara lahir tapi juga merupakan tempat kediaman untuk saling menguatkan penghuninya secara batiniah sehingga menjadi tempat teduh yang paling nyaman bagi keluarga. Terima kasih kepada para muzakki yang sudah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Membantu yang lemah hakikatnya memperkuat yang kuat. Bantuan yang kita berikan bukan sekadar anugerah, tetapi harga yang harus kita bayar untuk kerja sama yang saling menguntungkan.”

Harapan besar tersemat agar pembangunan rumah bagi keluarga Ibu Aisah dapat berjalan lancar, cepat selesai, dan segera bisa ditempati. Sebuah rumah baru bukan hanya menyediakan atap untuk berteduh, tetapi juga ruang yang aman bagi anak-anak mereka untuk tumbuh dengan penuh kasih sayang.

BAZNAS Tanggamus juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat setempat yang telah bergotong-royong membantu proses pembongkaran dan pembangunan rumah tersebut. Kebersamaan warga menjadi bukti bahwa nilai kepedulian masih menjadi fondasi kuat di tengah kehidupan sosial.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para ASN dan muzakki yang terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Tanggamus. Dukungan inilah yang memungkinkan program-program kemanusiaan terus hadir dan memberi manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan.

Semoga rumah baru ini menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi keluarga Ibu Aisah—rumah yang memberi perlindungan, kenyamanan, dan harapan baru untuk masa depan yang lebih cerah.

11/12/2025 | Kontributor: Humas
Ketua MPR RI Serahkan Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Erupsi Lewotobi Melalui BAZNAS

 

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani, memberikan bantuan sebesar Rp250 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk mendukung pemulihan pascabencana erupsi Gunung Lewotobi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan simbolis bantuan tersebut dilakukan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Senin (25/11/2024).

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Ketua BAZNAS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi H. Ahmad Muzani yang secara konsisten menyalurkan bantuan untuk berbagai bencana.

"Ini adalah kali kegita Bapak Ahmad Muzani memberikan sumbangan kepada BAZNAS. Sebelumnya, beliau telah membantu korban bencana di Palestina dan Sumatera Barat. Alhamdulilah, kali ini beliau kembali hadir untuk membantu korban bencana di NTT," ucap Kiai Noor.

Donasi tersebut menurut Kiai Noor, akan disalurkan melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), yang telah berpengalaman dalam membantu penanganan bencana di Indonesia maupun luar negeri.

Selain itu, BAZNAS berencana menggunakan dana yang terkumpul untuk membangun kembali fasilitas umum, seperti masjid, sekolah, dan rumah sakit, serta menyediakan hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana di Lewotobi.

Menurut Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan keyakinannya terhadap peran BAZNAS, sebagai lembaga terpercaya dalam mengelola dana bantuan masyarakat.

"Gotong royong dan saling membantu adalah tradisi bangsa kita. BAZNAS telah menjadi jembatan yang terpercaya untuk menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan," pungkasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut membantu korban bencana melalui BAZNAS, dengan menekankan pentingnya tradisi gotong royong.

"Semua bantuan yang kami berikan bersumber dari hasil penjualan sapi. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat bahwa sapi memiliki nilai yang tinggi, dan melalui BAZNAS, hasil tersebut dapat disalurkan menjadi amal yang bermanfaat. Kami percaya BAZNAS adalah lembaga yang amanah, sehingga kita semua dapat menitipkan amal terbaik untuk membantu mereka yang membutuhkan," ucap Ahmad Muzani.

Melalui aksi ini, BAZNAS resmi membuka penggalangan dana untuk korban erupsi Gunung Lewotobi. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk berkontribusi membantu saudara-saudara yang terdampak bencana.

 

15/02/2025 | Kontributor: Humas
BAZNAS Tingkatkan Usaha Kelompok Mentari Pagi Darussyifa

Di Desa Mulyajaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, terdapat sebuah kelompok petani yang tumbuh dan berkembang berkat dukungan berbagai pihak, termasuk BAZNAS. Kelompok tersebut adalah Kelompok Mentari Pagi Darussyifa, yang kini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana sebuah usaha bisa berkembang pesat dengan bantuan yang tepat.

Kelompok ini mengandalkan hasil pertanian jagung pipil sebagai produk utama yang mereka kirimkan ke berbagai industri, salah satunya adalah industri pakan ternak. Setiap kali panen, kelompok ini mengirimkan jagung berkualitas tinggi yang telah diproses dengan kadar air 15-17% untuk memenuhi standar yang dibutuhkan industri pakan. Pada kiriman terbaru mereka, sebanyak 2.016 kg jagung pipil berhasil dijual dengan harga Rp4.800 per kg, menghasilkan omzet sebesar Rp9.676.800.

"Jagung yang kami hasilkan sangat dihargai oleh industri pakan, dan ini menjadi salah satu sumber pendapatan utama kami. Kami berusaha menjaga kualitas agar dapat bersaing di pasar," ujar Dedi, salah satu anggota Kelompok Mentari Pagi Darussyifa.

Namun, perjalanan kelompok ini untuk mencapai titik ini tidaklah mudah. Awalnya, banyak kendala yang mereka hadapi, seperti keterbatasan modal, akses pasar, dan pengetahuan tentang cara-cara pertanian yang lebih efisien. BAZNAS hadir untuk membantu mengatasi hambatan-hambatan ini melalui program-program pemberdayaan yang telah terbukti memberikan dampak positif bagi banyak mustahik.

BAZNAS membantu kelompok ini dengan memberikan pelatihan, penyuluhan tentang cara-cara bertani yang lebih produktif, serta akses pembiayaan yang lebih mudah. Tak hanya itu, BAZNAS juga berperan dalam memfasilitasi kelompok ini untuk mengakses pasar yang lebih luas dan menghubungkan mereka dengan industri yang membutuhkan produk mereka.

Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, Kelompok Mentari Pagi Darussyifa berhasil mengembangkan usaha mereka dan meningkatkan kualitas hasil pertanian mereka. Kini, jagung yang mereka hasilkan tidak hanya mencukupi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga mulai menyasar pasar yang lebih luas, berkat sistem pemasaran yang lebih terstruktur.

"Saya merasa sangat terbantu dengan adanya program-program dari BAZNAS. Dengan bantuan mereka, kami bisa lebih fokus mengembangkan usaha tanpa harus terbebani masalah modal atau pengetahuan," kata Dedi dengan penuh rasa syukur.

Cerita ini merupakan salah satu contoh nyata dari peran BAZNAS dalam membantu mustahik untuk keluar dari kemiskinan dengan cara yang mandiri dan berkelanjutan. Dukungan BAZNAS tidak hanya bersifat materi, tetapi juga mencakup pemberdayaan yang mengarah pada kemandirian ekonomi jangka panjang bagi mustahik. Dengan adanya program-program seperti ini, banyak mustahik yang mampu meningkatkan kualitas hidup mereka dan mengubah nasib keluarga mereka.

Di tengah tantangan ekonomi global, peran lembaga filantropi seperti BAZNAS menjadi semakin penting. Melalui kolaborasi antara mustahik dan lembaga seperti BAZNAS, usaha-usaha kecil dan menengah dapat berkembang dengan baik, menciptakan lapangan pekerjaan baru, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Seperti halnya Kelompok Mentari Pagi Darussyifa yang kini menjadi pilar penting dalam penyediaan bahan baku pakan ternak berkualitas, bukti bahwa dengan bantuan yang tepat, usaha kecil dapat bertransformasi menjadi usaha besar yang membawa dampak positif bagi banyak orang.

15/02/2025 | Kontributor: Humas
BAZNAS Dukung Pelatihan Mekanik, Bantu Mustahik Raih Kemandirian

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan umat Islam melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah fasilitasi pelatihan keterampilan bagi para mustahik (penerima zakat) agar memiliki kemampuan yang dapat meningkatkan taraf hidup mereka. Salah satu pelatihan yang sejalan dengan misi ini adalah program Z-Auto di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari, yang membekali peserta dengan keterampilan mekanik otomotif berbasis teknologi terkini. 

Pelatihan Z-Auto di BPVP Kendari mengajarkan para peserta tentang kelistrikan motor matic modern serta penggunaan alat scanner digital untuk diagnosis kendaraan secara akurat. Dengan disiplin kerja dan pemahaman teknologi canggih, para peserta yang mayoritas berasal dari kalangan dhuafa dan kurang mampu ini memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di dunia kerja. BAZNAS melihat program ini sebagai langkah strategis dalam memberikan solusi jangka panjang bagi mustahik agar tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi mampu mandiri secara ekonomi. 

Sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, BAZNAS terus berupaya mengarahkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ke sektor-sektor produktif yang dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat. Program pelatihan seperti Z-Auto menjadi contoh nyata bagaimana zakat dapat dimanfaatkan untuk membangun keterampilan kerja yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan keterampilan yang diperoleh, mustahik dapat bekerja di bengkel profesional atau bahkan membuka usaha sendiri, sehingga mereka dapat bertransformasi menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan. 

Melalui program-program seperti ini, BAZNAS mengajak seluruh umat Islam untuk lebih aktif menyalurkan zakat demi memperkuat kesejahteraan umat. Dengan sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan dunia industri, mustahik dapat memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Ke depan, BAZNAS akan terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi agar lebih banyak masyarakat yang terbantu dan mampu hidup mandiri.

 

Kontributor: Raeihan Ramadhan

Editor: nov

15/02/2025 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Bupati Hadiri Pelantikan Pempinan BAZNAS Tanggamus Periode 2023 2028
Bupati Hadiri Pelantikan Pempinan BAZNAS Tanggamus Periode 2023 2028
TANGGAMUS - Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani Menghadiri Palantikan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasiolan (BAZNAS) Kabupaten Tanggamus Periode 2023 - 2028. Di Ruang Rapat Utama Setda. Kab. Tanggamus. Selasa 11/4/2023. Hadir juga dalam Pelantikan, Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM, Syafii, Asisten III Jonsen Vanesa, Para OPD, Ketua Baznas Provinsi Lampung yang di wakili ketua ll Komaruzaman, Ketua Baznas Tanggamus Fadloil, Ketua MUI Tanggamus dan Kepala Kemenag Tanggamus. Jajaran Nama nama daptar pengurus BAZNAS kabupaten tanggamus periodee tahun 2023 - 2028 yang baru dilantik yaitu : Fadloil Ketua, Ibnu Nizar Wakil ketua I, Mad Sobril Wakil ketua II, Nurmannudin Wakil ketua III, Ahmad mashudi wakil ketua IV. Bupati Tanggamus dalam sambutan nya, Saya atas nama pemerintah daerah mengucapkan Selamat kepada Para Pengurus BAZNAS yang baru saja dilantik. Semoga Pengurus Baznas Kabupaten Tanggamus, tetap semangat bekerja untuk menggali potensi zakat di masyarakat. Karena Kabupaten Tanggamus memiliki potensi zakat yang sangat besar mengingat mayoritas penduduk Kabupaten Tanggamus adalah muslim, dan saya apresiasi serta bangga dengan kerjasama yang terjalin selama kepengurusan yang lalu, dimana kita bersama-sama menyalurkan zakat, infaq dan sedekah dari para Muzakki kepada para Mustahik. Banyak program dan kegiatan yang kita lakukan diantaranya Program BISA (Bunda Mandiri Sejahtera), program aksinya berupa, Lumbung Ternak, Pelatihan Barbershop, Bantuan ekonomi produktif, Bantuan Kesehatan dan Bantuan Kemanusiaan. Seluruh program bantuan ini dapat terlaksana berkat bantuan dari pada Muzakki yang telah menyerahkan kewajiban zakat nya di kelola oleh BAZNAS Tanggamus. Oleh karenanya, Kepada seluruh muzakki di Kabupaten Tanggamus kami ucapkan terima kasih dan mudah-mudahan mendapat ganjaran pahala dan rezekinya selalu dilipat gandakan oleh Allah SWT. Ada 4 faktor yang mendukung keberhasilan dari zakat ini, yaitu regulator, motivator, koordinator dan fasilitator. Zakat berpotensi besar dalam menanggulangi kemiskinan di tengah berbagai tantangan multidimensi yang dihadapi masyarakat saat ini. Pemerintah juga terus berupaya menanggulangi permasalahan ini. Berbagai program pengentasan kemiskinan telah kita lakukan, namun dengan keterbatasan dana APBD, tentu belum sepenuhnya mampu menyelesaikan persoalan yang ada. Karena itu saya himbau agar kita turut mengajak warga Tanggamus meningkatkan kesadaran akan pentingnya membayar zakat dan menyalurkannya kepada badan amil zakat yang ada di Tanggamus. Saya berkeyakinan, bila hal ini berjalan optimal, Insya Allah dengan keberadaan umat Islam yang besar, potensi zakat dapat dijadikan basis kekuatan ekonomi umat dan meningkatkan kesejahteraan. Dengan adanya Baznas, kita mengharapkan pengelolaan zakat di Tanggamus ini lebih tertib, terorganisir dan tepat sasaran serta merata bagi yang membutuhkan. Saya berharap Pengurus yang baru, dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik serta berkoordinasi dan bersinergi dengan Baznas Lampung maupun Pusat. Selain itu, pengurus hendaknya melanjutkan kerja pengurus sebelumnya yang terus berinovasi dan melakukan terobosan untuk meningkatkan pengelolaan zakat yang berorientasi pada kepentingan umat.
BERITA11/04/2023 | Tanggamus.go.id
Kabupaten Tanggamus Launching Sekolah Ceria dan Program Asik Anak Sekolah Ingin Kuliah
Kabupaten Tanggamus Launching Sekolah Ceria dan Program Asik Anak Sekolah Ingin Kuliah
Rabu 8 Maret 2023, Bertepat di SMPN1 Gisting Kecamatan Gisting Bupati Tanggamus Ibu Dewi Handajani,Turut hadir Kepala Badan Penjamin Mutu Pendidikan Lampung Bpk Johan Akhmadi, Sekkab Tanggamus Bpk Hamid Heriansyah Lubis, Forkopimda, Asisten II Bpk Sukisno, Asisten III Bpk Jonsen Vanisa, Kadis Pendidikan Bpk Yadi Mulyadi, Sekretaris Dinas Pendidikan Bpk Adi Gunawan, Kadiskominfo Bpk Edi Narimo, Camat Gisting Ibu Purwanti, para kepala OPD dan pejabatnya lainnya me-launching sekolah Ceria (Cerdas, Inovatif, Asyik) serta program Asik atau anak sekolah ingin kuliah melalui gerakan Rp 10 ribu per bulan untuk membantu generasi penerus menggapai cita-citanya. Bupati Ibu Dewi Handajani dalam sambutannya mengatakan, SMPN 1 Gisting ini menjadi salah satu percontohan sekolah Ceria dan harapannya sekolah-sekolah lain dapat mengikuti dan membuat suatu langkah trobosan inovasi agar bisa menarik minat anak-anak dalam mengikuti proses belajar mengajar disekolah-sekolah agar lebih semangat. Serta harus ada komitmen dari semua pihak. Jadi disini kita akan beri kesempatan pada anak-anak untuk dapat mengeksplore segala kemampuan bakat yang dimiliki sehingga tidak ada anak-anak seperti jaman dahulu yang menganggap anak-anak yang pintar adalah yang berprestasi dibidang akademik. Dimana program bapak menteri pendidikan kita adalah kurikulum merdeka belajar. “Artinya kita berikan kesempatan seluas-luasnya pada anak-anak untuk dapat berprestasi, untuk dapat mencapai target-target maksimal yang bisa diraihnya. Sesuai dengan bakat dan minatnya masing-masing. Bukan hanya anak-anak yang berprestasi dibidang akademik saja yang pintar, tapi mungkin ada juga anak-anak kita yang bisa berprestasi di bidang olahraga, seni , dan lain-lainnya yang juga patut kita dorong sehingga anak-anak kita bisa memberikan kontribusinya untuk kemajuan bangsa dan negara sesuai dengan kemampuan dan juga bidang yang merek kuasai, ungkap Ibu Dewi Handajani. Selanjutnya bupati juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bersusah payah bersama-sama menyiapkan program Asik Anak sekolah ingin kuliah melalui gerakan Rp 10 ribu / bulan. Launching program asik ini semacam program untuk keiklasan dan juga kesadaran kita untuk anak-anak kita yang membutuhkan.Tanpa ada pemaksaan kepada siapapun untuk ikut dalam program Asik ini, tapi ini adalah himbauan untuk rekan-rekan yang terketuk hatinya dan ikhlas untuk menyisihkan sebagian rejekinya guna memfasilitasi anak-anak kita yang berprestasi, tetapi kondisi keluarganya tidak mampu sehingga anak tersebut tidak harus putus harapannya. Mereka yang ingin memberikan bantuan Program ASIK (Anak Sekolah Ingin Kuliah) untuk membantu para siswa yg kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi, dimana Pendanaannya bersumber dari Dana Mandiri yakni Kolaborasi antara Pemerintah, Masyarakat, dan Swasta yg pendanaan dari sumbangan minimal 10rb/bulan yg masuk ke rekening Baznas Tanggamus ASIK di Bank Lampung dengan nomor rekening 389 03 01 21140 0. Semua laporan keuangan diupload pada Website Baznas dan diawasi pihak Kejaksaan. Selanjutnya dana yg tersedia disalurkan kepada siswa/i yg masuk dalam program ASIK. Kepala BPMP Provinsi Lampung, Bpk Djohan Achmadi dalam sambutannya mewakili Mendikbud Ristek , sekolah sebagai sector pendidikan diharapkan juga dapat mengikuti perkembangan jaman yang semakin maju. Saat ini Kemendikbud ristek sedang melakukan berbagai peningkatan mutu pendidikan dari berbagai lini, mulai dari peningkatan mutu SDM Pendidikan, manajemen sekolah, kurikulum, sarana prasarana, hingga digitalisasi sekolah. Untuk itu dibutuhkan sinergi yang kuat antara kebijakan pemerintah pusat dan daerah agar percepatan peningkatan mutu pendidikan ini dapat terjadi di semua wilayah. Kepala Dinas Pendidikan, Bpk Yadi Mulyadi,S.T,MM menjelaskan program sekolah ceria ini adalah suatu program untuk peningkatan Mutu Pendidikan yang akan berimbas ke peningkatan IPM tanggamus dengan Lokasi di SMP Negeri 1 GISTING sebagai Pilot Project sebagai salah satu sekolah ceria percontohan untuk seluruh sekolah jenjang SD dan SMP se Kab. Tanggamus yang bekerja sama dengan seluruh stake holder atau instansi terkait yang terlibat dalam program Sekolah Ceria seperti :Dinas Kesehatan,Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayan Perempuan,Dinas Bapperida,Dinas Kependudukan dan Catatan sipil,Dinas perpustakaan dan FKIP Universitas Lampung dengan Metode dan Kurikulum Pembelajaran Sekolah Ceria seperti Memadukan sistem belajar terbuka (alam) dan ruang kelas (formal, Metode pembelajaran yang menyenangkan (learning fun) dan kurikulum merdeka yang diintegrasikan dengan kearifan local. “Proses pembelajaran pada sekolah ceria ini berprinsip take and give antara stake holder. Jadi, bukan hanya peserta didik yang belajar, melainkan guru pun bisa belajar dari peserta didik dan orang tua. Begitu juga orang tua belajar dari guru dan anak-anaknya.” Pungkas nya Tim Humas Dinas Pendidikan Kab. Tanggamus
BERITA09/03/2023 | Disdik Tanggamus
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat