Berita Terbaru
BAZNAS RI Latih Santri Jadi Pelaku Digital Marketing Sektor Travel Haji dan Umrah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar pelatihan Bootchamp Santripreneur di bidang digital marketing travel haji dan umrah, yang diselenggarakan di Jakarta, pada Senin (6/1/2025).
Pelatihan ini merupakan upaya BAZNAS dalam memberdayakan ekonomi mustahik pada lingkup santri dan alumni pondok pesantren di sektor wisata halal, khususnya haji dan umrah. Pelatihan sekaligus kompetisi ini melibatkan 50 peserta terpilih yang terdiri atas santri tingkat akhir dan alumni pondok pesantren dari seluruh Indonesia yang telah lolos seleksi ketat.
Turut hadir dalam pembukaan pelatihan, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., serta Ketua Pembina Yayasan Pesantren Bina Cendekia Drs. KH Nur Syamsudin MA.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., dalam sambutannya menyampaikan, pentingnya peran santri dalam mendukung pertumbuhan sektor wisata halal.
“Santri memiliki keunggulan spiritual dan dedikasi tinggi yang menjadi nilai tambah dalam pengelolaan travel haji dan umrah,” ujar Saidah.
Lanjut Saidah, dalam pelatihan yang berlangsung selama lima hari pada 6-10 Januari 2025, para peserta akan dibekali keterampilan digital marketing seperti Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Content Marketing, Social Media Marketing, Influencer Marketing, Email Marketing, hingga E-commerce Integration.
"Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan santri dalam pemasaran digital, sehingga mereka dapat memanfaatkan peluang besar di sektor perjalanan haji dan umrah," ucap Saidah.
Menurutnya, program ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam memajukan kesejahteraan umat melalui pemberdayaan ekonomi pesantren.
Saidah mengungkapkan, dengan populasi Muslim Indonesia yang mencapai 87 persen, animo masyarakat terhadap ibadah haji dan umrah akan terus meningkat setiap tahun.
"Kami ingin memastikan santri dapat mengambil peran strategis di sektor ini, dengan memanfaatkan keterampilan digital marketing untuk memperkuat layanan mereka,” kata Saidah.
Saidah turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah terpilih dalam program ini. “Selamat kepada 50 peserta terbaik. Ini adalah langkah awal untuk masa depan yang lebih cerah. Dengan mengikuti pelatihan ini, kalian tidak hanya akan mendapatkan ilmu, tetapi juga kesempatan untuk membawa keberkahan bagi umat,” ucap Saidah.
Sementara itu, Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si. menyampaikan, program ini merupakan bagian dari upaya strategis BAZNAS untuk mencetak generasi santri yang tangguh dan mandiri.
"Entrepreneurship sangat penting bagi santri. Dengan akses, bimbingan, serta keterampilan yang memadai, mereka mampu menjadi penggerak perekonomian umat," ujar Imdadun.
Ia juga menambahkan, potensi besar sektor travel haji dan umrah, seiring meningkatnya minat masyarakat Muslim Indonesia, menjadi peluang yang harus dimanfaatkan oleh para santri.
Sejak diluncurkan tahun 2022, lanjut Imdadun, hingga kini program BAZNAS Santripreneur telah memberikan manfaat kepada lebih dari 1.000 santri di 26 provinsi.
Menurutnya, pelatihan program BAZNAS Santripreneur ini berpotensi besar meningkatkan pendapatan bagi peserta yang merupakan para pelaku usaha dari kalangan santri dan lulusan pondok pesantren, khususnya di bidang travel wisata halal yang mengikutinya.
Imdadun menyampaikan, program ini tidak hanya berfokus pada keterampilan ekonomi, tetapi juga membawa misi besar dalam memperkuat syiar zakat di masyarakat. Dengan mencetak santri yang mandiri secara ekonomi, BAZNAS berharap dapat mengubah para santri dari penerima zakat (mustahik) menjadi pemberi zakat (muzaki).
"Inilah esensi dari pemberdayaan ekonomi berbasis zakat, yaitu menciptakan individu yang mandiri, berdaya, dan membawa manfaat bagi umat," jelas Imdadun.
"Kami yakin pelatihan ini akan memberikan hasil yang lebih baik lagi, sekaligus menciptakan peluang usaha baru di sektor wisata halal," tambahnya.
BERITA06/01/2025 | Humas BAZNAS RI
Bersama BAZNAS, Summarecon Mall Kelapa Gading Berikan Santunan Paket Pendidikan Yatim
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Summarecon Mall Kelapa Gading mengadakan acara santunan akhir tahun bertemakan "Pemberian Santunan Kepada Yatim, Dhuafa, Hafiz dan Huffaz" di La Piazza, Summarecon Mall Kelapa Gading.
Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan M.Si., CFRM., mengucapkan terima kasih kepada manajemen Summarecon Mall Kelapa Gading yang telah membersamai BAZNAS mensupport dakwah zakat, infak, sedekah.
"Ini kesekian kalinya BAZNAS berkolaborasi dengan Summarecom Mall Kelapa Gading. Kami mengucapkan terima kasih kepada manajemen Mall Kelapa Gading, yang telah mensupport dakwah zakat di mall ini. Ini terjadi tidak lain dan tidak bukan karena adanya bantuan dari manajemen yang menjembatani," ujar Rizaludin, dalam keterangannya, di Jakarta, Senin (23/12/2024).
Rizaludin berharap, dakwah zakat, infak, dan sedekah semakin masif dilakukan sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari zakat yang telah dikumpulkan.
"Semoga kolaborasi dan dakwah zakat infak sedekah ini semakin kuat, bisa semakin bermanfaat dan makin banyak masyarakat yang kurang beruntung merasakan manfaat dari zakat," harapnya.
Sebelumnya, penyerahan bantuan tersebut telah diselenggarakan pada Jumat (20/12/2024). Turut hadir Head Of Operation Summarecon Mall Kelapa Gading, Muhammad Agung Purnama, Firman Taufik Setiawan serta 68 Penghafal Al-Quran dari Yayasan Al-Mualamalah Kota Tangerang sebanyak dan sebanyak 32 yatim & dhuafa dari Yayasan Al-Kahfi Jakarta Utara.
Sementara itu, Head Of Operation Summarecon Mall Kelapa Gading, Muhammad Agung Purnama mengapresiasi BAZNAS atas kerja sama yang telah dilakukan selama ini dalam melayani umat.
Menurut Agung, acara ini merupakan salah satu komitmen Summarecon Mall Kelapa Gading yang peduli terhadap sesama, serta wujud kerja sama antara BAZNAS dan Summarecon Mall Kelapa Gading yang telah berjalan sejak tahun 2012 hingga sekarang.
"Untuk kesekian kalinya kita memberikan perhatian kita kepada anak-anak kita, generasi penerus, di nB ini bagian dakwah kita atau bagian sumbangsih dari Summarecon Mall Kelapa Gading dan BAZNAS kepada masyarakat," ujar Agung.
Agung berharap, kolaborasi BAZNAS dan Summarecon Mall Kelapa Gading dapat terus terjalin, sehingga makin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.
"Alhamdulilah acara hari ini berjalan lancar dan anak-anak senang. Hari ini bukan cuman anak Yatim saja, tapi ada juga anak-anak hafidz dan yang nantinya akan menjadi perhatian kami bersama BAZNAS ke depannya," ucapnya.
BERITA06/01/2025 | Humas BAZNAS RI
Dorong Tata Kelola Zakat yang Baik, BAZNAS RI Tekankan Pentingnya Standar Operasional Prosedur
Pimpinan BAZNAS RI Prof. (HC). Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec menekankan pentingnya standar operasional prosedur (SOP) dalam sebuah lembaga, untuk mencapai tata kelola zakat nasional yang baik.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara Fundraising Development Program di BAZNAS Institute, Jakarta, pada Kamis (2/1/2025).
“Standardisasi itu penting bagi suatu organisasi, baik kecil atau besar yang berfungsi sebagai pedoman dan landasan hukum yaitu pedoman untuk mengantisipasi situasi atau keadaan yang tidak terduga sekaligus sebagai acuan melaksanakan pekerjaan,” ujar Prof Zainulbahar di Jakarta, Kamis (2/1/2025).
Menurut Zainurbahar, ada lima manfaat pentingnya membuat standardisasi. Pertama, sebagai panduan kerja yakni untuk memudahkan aktivitas operasional karena berisikan tahapan melakukan pekerjaan sehingga pekerjaan akan menjadi terarah dan karyawan dapat bekerja dengan optimal.
Kedua, sebagai dasar hukum yakni berkaitan dengan hak dan tanggung jawab masing-masing pihak serta berisikan kebijakan berkaitan dengan hukuman yang didapat apabila ada pihak yang melanggar.
Ketiga, menjadi pedoman yang tidak hanya berisikan prosedur perusahaan, namun juga semua kemungkinan terjadinya masalah atau hambatan saat melakukan pekerjaan.
Keempat, sebagai pedoman disiplin kerja sehingga aturan yang ada perlu diikuti oleh semua pihak dan juga berisikan konsekuensi jika ditemukan pelanggaran, sehingga menciptakan disiplin dalam pekerjaan.
Kelima, meningkatkan reputasi. SOP menjadi salah satu ciri keseriusan organisasi dalam menjalankan bisnis dan meningkatkan reputasi ketika organisasi dipandang mampu menjalankan aturan dengan baik.
Karenanya menurut Zainurbahar, penting bagi lembaga seperti BAZNAS memiliki SOP yang berlaku. Karena jika tidak memenuhi SOP semua yang dilakukan tidak akan berstandar dan tidak akan bisa diukur dengan standar yang berlaku.
“Kalau tidak ada standar tata kelola BAZNAS dan tata kelola perzakatan nasional kita bisa-bisa akan melenceng,” tegas Zainulbahar.
“Karena itu pentingnya kita memiliki dan mematuhi SOP yang berlaku. Selain memudahkan kita dalam bekerja, juga menjadikannya lebih efektif, komunikatif, terstandar, dan bertanggung jawab,” kata dia.
Menurut Zainurbahar, Indonesia adalah negara dengan penduduk mayoritas Islam, sehingga keberadaan lembaga zakat seperti BAZNAS sangat dibutuhkan. Berzakat bagi umat Islam adalah sebuah kewajiban untuk memberikan sebagian dari harta mereka kepada yang berhak menerimanya, seperti fakir miskin, yatim piatu, dan golongan yang membutuhkan.
Bahkan di negara-negara lain, lanjut Zainurbahar, belum memiliki lembaga yang khusus menangani masalah zakat. Karena itu, besar harapannya agar BAZNAS hadir sebagai solusi dalam memecahkan masalah dan mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
“Pengumpulan zakat bertujuan untuk memecahkan masalah dan pengentasan kemiskinan, itu rangkaian kecil yang kita akan upayakan untuk bisa mencapai tujuan tersebut,” ungkapnya.
BERITA03/01/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI Dorong Mahasiswa Kampus Merdeka Jadi Agen Transformasi Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong para mahasiswa Kampus Merdeka untuk menjadi agen transformasi digital. Ini bertujuan meningkatkan keahlian teknologi informatika dalam mendukung pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat.
Program ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS RI dalam meningkatkan kualitas manajemen zakat untuk meningkatkan kesejahteraan umat.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS, M.Ec, PhD mengatakan, program ini bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami dan mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses modernisasi pengembangan aplikasi dan analisis data menggunakan teknologi terbaru.
"Ini program magang mahasiswa yg diatur oleh Ditjen Dikti Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, mereka kerja magang. Kita harus memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan zakat dan dampaknya pada masyarakat," kata Prof. Nadra dalam acara perpisahan dengan anak magang Kampus Merdeka, di Jakarta, Jumat (3/1/2024).
Dalam kegiatan tersebut, tutur Prof. Nadra, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk mengembangkan proyek-proyek digital yang berfokus pada pembangunan teknologi yang mendukung digitalisasi pengelolaan dan pelayanan kepada para muzaki dan mustahik.
"Magang ini juga mencakup pengembangan proyek-proyek digital yang berfokus pada pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan zakat. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang positif di masyarakat," ujar dia.
Mahasiswa yang mengikuti program ini, lanjut Nadra, diharapkan dapat menjadi pemimpin bisnis digital yang siap menghadapi tantangan global dan dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi terkini.
"BAZNAS RI berharap program ini dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui digitalisasi pengelolaan zakat," ucap dia.
Prof Nadra mengatakan, program magang ini diharapkan dapat menciptakan agen-agen transformasi digital yang mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan zakat. BAZNAS RI berencana untuk terus melaksanakan program pelatihan serupa untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami arti transformasi digital untuk pemberdayaan masyarakat.
"Kita ingin menciptakan agen-agen perubahan yang mampu mengubah masyarakat melalui teknologi," kata Prof. Nadra.
Sementara itu, mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi Universitas Informasi, M. Rezky Revansyah Suprihono, sangat antusias mengikuti kegiatan program tersebut.
Menurut Rezky, selain mendapatkan pengalaman dan ilmu baru, para peserta juga dapat saling mengenal satu sama lain.
"Kegiatannya sangat baik, bahkan kami dipercaya memegang real case project, diajak kegiatan meeting ataupun kegiatan ke luar, mendapatkan kesempatan magang serta kekeluargaan erat, saling mengenal dengan baik," ujar dia.
Pengalaman yang sama juga dirasakan Annisa Gita Subhi, mahasiswa System Analyst dari Universitas Andalas. Menurut dia, kegiatan itu mengajarkan banyak pengalaman baru serta mendapat pengetahuan tentang layanan TI, khususnya yang dikembangkan di BAZNAS.
"BAZNAS mengembangkan aplikasi berbasis web untuk mengelola layanan teknologi informasi (TI) guna mendukung operasional. Layanan TI mencakup penanganan masalah, permintaan, dan perubahan terkait TI. Manajemen layanan TI, project ini meliputi manajemen insiden dan permintaan yang diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan TI melalui pendekatan IT Service Management," ujar Annisa.
BERITA03/01/2025 | Humas BAZNAS RI
BAZNAS RI melalui UNRWA Salurkan Bantuan Rp7 Miliar untuk Pengungsi Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan kerja sama penyaluran bantuan bagi masyarakat Palestina melalui Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) Yordania sebesar Rp7 miliar.
Hal tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan M.Si, CFRM., saat melakukan pertemuan dengan Direktur UNRWA Yordania Olaf Becker, di Kantor UNRWA Yordania, Amman. Turut hadir Deputi 2 BAZNAS RI Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., serta didampingi oleh Perwakilan KBRI Yordania Alamsyah (Minister Counsellor).
Pada kesempatan itu, tim BAZNAS juga turut mengunjungi kamp pengungsi Palestina, serta mengunjungi Amman New Camp Preparatory Girls School 2, untuk mengetahui kondisi dan program-program yang dijalankan UNRWA dalam membantu para pengungsi Palestina.
"Selain membahas terkait kondisi masyarakat Gaza di Yordania, kunjungan kami ke UNRWA ini untuk memastikan kerja sama ke depan. BAZNAS akan bekerja sama dalam tiga tahun ke depan, kami berkomitmen akan menyalurkan bantuan Rp7 miliar melalui UNRWA," ucap Rizaludin dalam keterangannya, Jumat (3/1/2025).
Menurutnya, UNRWA merupakan mitra yang sangat layak untuk dititipkan untuk dititipkan dana Palestina dari para donatur masyarakat Indonesia, karena ini adalah lembaga resmi di bawah PBB.
"Kredibilitas, profesionalisme kerja para Direktur dan staf di UNRWA ini luar biasa. Kami juga akan memastikan bagaimana unrwa menangani para pengungsi Palestina yang ada di Yordania," ucapnya.
Lebih lanjut, Rizaludin mennjelaskan, pihaknya juga bertemu dengan para pengungsi dari Gaza. "Mereka di sini difasilitasi oleh UNRWA, dari pendidikannya, ekonomi, juga fasilitas lainnya. Kami juga melihat bagaimana konsep mereka membantu para pengungsi, kami juga melihat bagaimana kinerja UNRWA dalam membantu para pengungsi Palestina."
Dalam kesempatan tersebut, Perwakilan KBRI Yordania Alamsyah (Minister Counsellor) juga turut mendorong kerja sama BAZNAS dan UNRWA untuk membantu masyarakat Palestia. "Semoga pertemuan ini dapat membawa hasil bagi BAZNAS dan UNRWA."
Kunjungan dari BAZNAS pun disambut baik oleh Direktur UNRWA Yordania Olaf Becker. "UNRWA dan BAZNAS telah bekerja sama selama bertahun-tahun. Kami berharap pertemuan ini dapat memperkuat kemitraan tersebut, tidak hanya untuk UNRWA tetapi yang terpenting untuk para pengungsi Palestina di Yordania, dan tentu saja warga Palestina yang berada di Gaza dan Tepi Barat."
"Kami sangat menantikan kerja sama ini. Terima kasih atas kunjungannya dan kami berharap dapat terus menjalin kerja sama dengan baik," ucap Olaf.
BERITA03/01/2025 | Humas BAZNAS RI
Melalui FDP, BAZNAS RI Fokus Tingkatkan Kompetensi Amil Profesional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mendorong peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) amil melalui Fundraising Development Program (FDP), sebagai fondasi utama tata kelola zakat nasional yang lebih efektif, profesional, dan berdampak luas.
Hal ini disampaikan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani saat mengisi materi dalam acara Fundraising Development Program (FDP) yang digelar di Jakarta, Selasa (2/1/2025).
FDP ini merupakan program pendidikan dan pelatihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kompetisi para fundraiser di BAZNAS Pusat, BAZNAS Provinsi/Kabupaten/kota.
Dalam paparannya, Nur Chamdani menegaskan, pengelolaan zakat yang profesional dimulai dari pengelolaan SDM yang andal dan kompeten.
“Fundraising adalah ujung tombak zakat. Tanpa SDM amil yang kompeten, pengelolaan zakat tidak akan mampu menjawab tantangan zaman. Melalui program ini, kami ingin mencetak amil yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki kemampuan inovatif untuk memaksimalkan potensi zakat,” ujar Nur Chamdani.
Adapun strategi pengembangan kompetensi amil yang diterapkan BAZNAS mencakup berbagai program, seperti pelatihan berbasis kompetensi, pelatihan tematik, diklat prajab pimpinan, dan diklat amil zakat nasional.
"Selain itu, program Business Empowerment Development Program (BEDP) dan sertifikasi amil turut diperkenalkan untuk meningkatkan kualitas SDM amil secara menyeluruh, sehingga mampu mendukung tata kelola zakat yang profesional dan berdampak luas," jelasnya.
Menurutnya, kompetensi SDM amil harus mencakup profesionalitas, keterampilan teknis, serta keilmuan yang relevan dengan kebutuhan zaman. SDM yang kuat, profesional, dan andal adalah kunci keberhasilan misi zakat untuk kesejahteraan umat.
FDP menjadi momentum penting bagi BAZNAS untuk merumuskan strategi penguatan SDM guna mendukung fundraising yang efektif. Nur Chamdani menjelaskan, pelatihan dan sertifikasi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) menjadi salah satu prioritas utama.
"Amil yang tersertifikasi memiliki kemampuan yang terstandar dalam mengelola zakat, termasuk kemampuan komunikasi untuk menarik partisipasi masyarakat," ungkapnya.
Tidak hanya itu, peningkatan kompetensi SDM amil tidak hanya berhenti pada kemampuan teknis. Nur Chamdani menekankan bahwa nilai-nilai moral dan spiritual juga harus menjadi bagian dari pengembangan SDM.
“Amil adalah wajah pengelolaan zakat di Indonesia. Mereka harus memiliki akhlak yang baik, amanah, dan dapat dipercaya oleh masyarakat,” jelasnya.
Untuk itu, BAZNAS terus mengembangkan program pendidikan karakter guna mencetak amil yang berintegritas tinggi.
Nur Chamdani turut mengapresiasi antusiasme para peserta FDP yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam meningkatkan kualitas SDM amil di masing-masing wilayah.
“Amil bukan sekadar profesi, tetapi amanah besar. Mereka adalah penggerak perubahan sosial melalui zakat. Dengan SDM amil yang kompeten dan profesional, kita akan mampu mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih baik untuk kesejahteraan umat,” ucapnya.
BERITA03/01/2025 | Humas BAZNAS RI
Beri Pelayanan Terbaik, BAZNAS RI Dorong Fundraiser Optimalkan Pemanfaatan Teknologi Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong para fundraiser untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan zakat.
Hal ini dikemukakan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Ec., Ph.D, saat menjadi pembicara dalam Fundraising Development Program (FDP), di Jakarta, Kamis (2/1/2025). FDP ini merupakan program pendidikan dan pelatihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kompetisi para fundraiser di BAZNAS Pusat, BAZNAS Provinsi/Kabupaten/kota.
Dalam mendukung transforasi digital, saat ini BAZNAS telah menghadirkan aplikasi-aplikasi nasional untuk memberikan kemudahan serta layanan bagi para muzaki. Diantaranya aplikasi SIMBA, Simbalite, Kantor Digital, Menara Masjid, SIMBA-UPZ, dan Cinta Zakat.
"Para fundraiser harus bisa memanfaatkan teknologi digital agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada muzaki maupun mustahik," kata Prof. Nadra.
Menurut Prof. Nadra, implementasi teknologi dan mengikuti perkembangannya menjadi syarat mutlak untuk meningkatkan transparansi dan profesionalisme selain kepatuhan terhadap prinsip 3A yaitu aman syar’i, aman regulasi dan aman NKRI.
“Karena itu, dengan memanfaatkan teknologi, kita harus mampu meningkatkan efisiensi kerja serta memperluas jangkauan BAZNAS,” ujar Prof. Nadra.
Selain itu, Prof. Nadra menyebut ilmu pertama yang harus dipelajari fundraiser adalah komunikasi. Sebab komunikasi secara teori merupakan sumber utama.
"Pesan kita adalah bagaimana kita dapat menfasilitasi kepada para muzaki untuk dapat mengeluarkan zakat dan infak maupun sedekah," ujarnya.
Dengan demikian, Prof. Nadra menilai seorang fundraiser harus mengetahui media dan strategi yang digunakan. Hal ini dilakukan agar pesan yang hendak diberikan mudah dimengerti dan dipahami khalayak.
"Pesan harus jelas dan menarik, keahlian membuat pesan ini harus dimiliki para fundraiser," jelasnya.
Di samping itu, lanjut Prof. Nadra, layanan muzaki juga penting dipelajari para fundraiser untuk memastikan bahwa BAZNAS harus mendapat kepercayaan dari masyarakat. "Jadi kalau BAZNAS tidak dipercaya oleh muzaki, tidak akan sampai pesan tersebut," ucapnya.
Dalam kesempatan ini, Prof. Nadra berpesan kepada para fundraiser agar dapat membangun kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS. "Kita harus mampu membangun kepercayaan masyarakat agar mereka dapat menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS," jelasnya.
Adapun peserta Fundraising Development Program (FDP) ini terdiri atas amilin dan amilat BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota. Kegiatan ini juga akan dilaksanakan selama tiga bulan mulai Desember 2024 hingga Februari 2025.
Program FDP ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas lembaga, melahirkan kader di bidang fundraising, mendorong pertumbuhan dan penguatan penghimpunan ZIS pada lingkup nasional.
BERITA02/01/2025 | HUMAS BAZNAS RI
Borong 4 Penghargaan Layanan, Ketua BAZNAS: Terima Kasih Atas Dukungan Semua Pihak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menutup tahun 2024 dengan meraih tiga penghargaan terbaik, sebagai wujud komitmen dan tanggung jawab terhadap pelayanan publik kepada masyarakat.
Empat penghargaan tersebut yaitu; Penghargaan pertama, predikat "Kualitas Terbaik" dalam penilaian kepatuhan penyelenggaraan publik (Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik) Tahun 2024 oleh Ombudsman RI dengan nilai 88,03.
Penghargaan kedua, peringkat 3 tertinggi kualifikasi INFORMATIF kategori Lembaga Non Struktural dengan nilai 97.38 pada MONEV keterbukaan informasi publik tahun 2024.
Penghargaan ketiga, pengawasan kearsipan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), BAZNAS meraih nilai 80,14 dengan predikat "A".
Penghargaan keempat, menjadi Juara Pertama dalam ajang bergengsi Anugerah Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Award 2024.
"Alhamdulillah ini merupakan pencapaian yang luar biasa di akhir tahun 2024. Semua ini tentunya tidak terlepas dari dukungan semua pihak terhadap BAZNAS," ujar Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA., dalam konferensi pers Penerimaan Penghargaan BAZNAS di Jakarta, Selasa (31/12/2024).
Turut hadir Kepala Keasistenan Manajemen Pengetahuan dan Penilaian Kepatuhan Ombudsman RI, Aat Sugihartati, Ketua Komisi Informasi Pusat Dr. Donny Yoesguantoro, serta Plt. Kepala ANRI Drs. Imam Gunarto, M.Hum.
Kiai Noor menegaskan, penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas utama dalam setiap langkah yang dilakukan BAZNAS RI.
"Kami meyakini bahwa keterbukaan informasi adalah kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat sebagai pilar utama keberlanjutan program-program zakat," katanya.
Kiai Noor menambahkan, sejumlah penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh elemen di BAZNAS, mulai dari pimpinan, amil, para muzaki, hingga mitra-mitra yang senantiasa mendukung kami.
Atas pencapaian ini, BAZNAS pun pendapat apresiasi dari Ombudsman RI, Komisi Informasi Publik, ANRI, dan BPKH.
Kepala Keasistenan Manajemen Pengetahuan Ombudsman RI, Aat Sugihartati, menyampaikan apresiasi atas peningkatan signifikan nilai kepatuhan BAZNAS.
"Hal ini menunjukkan hasil Kerjasama dari seluruh unit di lingkungan BAZNAS untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas," ujarnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Plt Kepala ANRI, Drs. Imam Gunarto M.Hum. Pihanya menyatakan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja kearsipan BAZNAS RI yang melonjak jauh menjadi lebih baik pada tahun 2024.
"Ini membuktikan BAZNAS telah berusaha dengan gigih memberikan pelayanan informasi yang baik di era keterbukaan informasi ini," ujarnya.
Sementara Komisi Informasi Pusat Dr. Donny Yoesguantoro menyampaikan, dengan adanya penilaian tersebut membuktikan bahwa layanan-layan infomasi yang diberikan BAZNAS kepada publik ini telah memenuhi kriteria Undang-Undang No.14 Tahun 2024.
"Semoga ke depan publik mendapatkan yang terbaik dari amanah yang sudah diberikan kepada setiap lembaga negara," ucapnya.
BERITA31/12/2024 | HUMAS BAZNAS RI
Ombudsman RI: BAZNAS Tunjukkan Peningkatan Signifikan dalam Penilaian Kepatuhan Pelayanan Publik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendapat apresiasi dari Ombudsman RI atas pencapaian yang signifikan dalam raihan hasil penilaian kepatuhan pelayanan publik yang dilakukan Ombudsman RI pada tahun 2024.
Pada tahun 2024, BAZNAS memperoleh penilaian yang sangat signifikan. Dari tahun 2022 pertama kali dinilai mendapatkan 70,88 masuk zona kuning. Di tahun 2023 meningkat menjadi 73,86 masih di zona kuning. Hingga di tahun 2024, BAZNAS memperoleh nilai yang cukup atau sangat signifikan yaitu 88,03 masuk zona hijau kategori A dengan Opini Kualitas Tertinggi.
Hal itu disampaikan Kepala Keasistenan Manajemen Pengetahuan dan Penilaian Kepatuhan Ombudsman RI, Aat Sugihartati dalam Konferensi Pers Penerimaan Penghargaan BAZNAS, di Jakarta, Selasa (31/12/2024).
Hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mo Mahdum, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof (HC). Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS, MEc, Ph.D. serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH Achmad Sudrajat Lc. MA. CFRM.
Kepala Keasistenan Manajemen Pengetahuan Ombudsman RI, Aat Sugihartati, menyampaikan apresiasi atas peningkatan signifikan nilai kepatuhan BAZNAS.
"Hal ini menunjukkan hasil Kerja sama dari seluruh unit di lingkungan BAZNAS untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas," ujar Aat Sugihartati.
Aat mengatakan, penilaian kepatuhan pelayanan publik merupakan upaya pencegahan Ombudsman RI yang bertujuan untuk mencegah mal administrasi dan juga mendorong penyelenggara memenuhi standar layanan pelayanan, di mana pemenuhan standar pelayanan merupakan suatu kewajiban bagi penyelenggara dalam melaksanakan pelayanan publiknya.
Menurutnya, hasil penilaian kepatuhan ini disinergikan dengan laporan pengaduan masyarakat yang masuk ke Ombudsman. Jadi kementerian dan Lembaga atau pemerintah daerah yang menerima produk pengawasan Ombudsman berupa saran perbaikan, tindakan korektif atau pun rekomendasi Ombudsman namun tidak dilaksanakan maka Ombudsman tidak akan memberikan piagam penghargaan.
"Dengan diberikannya piagam penghargaan kepada BAZNAS maka kita pastikan clean and clear. Jadi tidak laporan masyarakat dan kalau pun ada sudah dilaksanakan, jadi masuk dalam kategori lembaga clean and clear," kata Aat.
Aat berharap, pencapaian ini akan terus dipertahankan serta ditingkatkan dan selalu dimonitoring dan dievaluasi atas penyelenggaraan publik yang telah berjalan, guna memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
"Pencapaian ini adalah bukti kerja keras BAZNAS dengan meningkatnya nilai kepatuhan karena dapat dikatakan dengan peningkatan penilaian ini baik dari kompetensi pelaksana maupun pengelolaan pengaduan dan juga pemenuhan standar pelayanan di BAZNAS sudah sangat baik," harapnya.
Pada tahun 2025, kata Aat, penilaian kepatuhan akan bertransformasi menjadi opini pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik. Nantinya, Ombudsman tidak hanya menilai untuk produk administratif, namun juga menilai untuk produk dan jasa dan barang.
"Harapannya dengan perubahan konsep di tahun 2025, BAZNAS dapat mempertahankan nilai atau meningkatkan nilainya walaupun sudah bertransformasi menjadi opini," ucapnya.
BERITA31/12/2024 | HUMAS BAZNAS RI
BAZNAS RI Raih Penghargaan Pengawasan Kearsipan ANRI dengan Predikat A
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meraih penghargaan pengawasan kearsipan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), dengan meraih nilai 80,14 predikat A.
Penghargaan tersebut tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor: AK.01.00/28/2024 Tentang Hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2024 yang dikeluarkan ANRI pada tanggal 18 Desember 2024. Penyerahan penghargaan diberikan dalam acara Konferensi Pers Penerimaan Penghargaan BAZNAS yang diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (31/12/2024).
Adapun tiga penghargaan lainnya; Pertama, BAZNAS meraih penghargaan predikat "Kualitas Terbaik" dalam penilaian kepatuhan penyelenggaraan publik (Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik) Tahun 2024 oleh Ombudsman RI. Kedua, penghargaan peringkat 3 tertinggi kualifikasi INFORMATIF kategori Lembaga Non Struktural dengan nilai 97,38 pada MONEV keterbukaan informasi publik tahun 2024. Ketiga, menjadi Juara Pertama dalam ajang bergengsi Anugerah Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Award 2024.
Plt Kepala ANRI, Drs. Imam Gunarto M.Hum, menyatakan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja kearsipan BAZNAS RI yang melonjak jauh menjadi lebih baik pada tahun 2024.
"Sebagaimana kita ketahui bahwa di dua tahun belakangan, BAZNAS kinerja kearsipannya masih mendapatkan nilai B, tapi kemudian dengan gigih staf-staf BAZNAS ini bisa meningkat sampai 80,14 persen, bukan pekerjaan mudah, institusi yang sangat sibuk seperti BAZNAS masih memikirkan arsip," kata Imam.
Imam mengatakan, hal ini menjadi pembuktian bahwa kearsipan yang merupakan back office dari semua aktivitas administrasi yang dikelola dengan kearsipan yang bagus untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik.
"Ini membuktikan BAZNAS telah berusaha dengan gigih memberikan pelayanan informasi yang baik di era keterbukaan informasi ini," ujarnya.
"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada BAZNAS atas kinerja ini, dan saya pernah menyampaikan, kalau ANRI itu tanggung jawabnya hanya dunia, diperiksa sama BPK, kalau BAZNAS selain diperiksa sama BPK juga diperiksa sama malaikat nanti, oleh karena itu arsipnya harus bagus, karena arsip sebagai bahan akuntabilitas, saya pada kesempatan ini sangat berbahagia karena BAZNAS sebagai institusi baru sudah memperhatikan arsipnya," tambah Imam.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, dalam sambutannya menyampaikan, penghargaan untuk BAZNAS RI dalam bidang kearsipan ini tidak terlepas dari kerja keras para pimpinan, deputi, sestama dan para staf BAZNAS dalam upaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
"Jadi kalau dua tahun lalu arsip kita masih kurang bagus, langsung saat itu kita rapat supaya bisa menjadi bagus itu seperti apa, kita kalau dinilai KIP bagus dinilai Ombudsman bagus tapi kemudian kedalamnya orang tau penataan arsipnya tidak bagus orang tidak akan percaya, itu terus kita lakukan," kata Kiai Noor.
"Kehadiran ANRI disini bagi BAZNAS merupakan anugrah yang luar biasa, apa yang bapak ibu ANRI berikan ini sangat bermanfaat bagi BAZNAS," ucapnya.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas penghargaan ini, dan hanya Allah subhanahuwataala yang akan membalas, suatu saat nanti jika kita dipanggil oleh Allah maka catatan dari ANRI ini akan menjadi bagian dari catatan surga insya Allah," ucap Kiai Noor.
Sejak 2022, BAZNAS dan ANRI telah bersinergi dalam Gerakan Sadar Tertib Arsip di lingkungan BAZNAS. Melalui Gerakan Sadar Tertib Arsip ini, BAZNAS berkomitmen untuk menjaga arsip statis yang memiliki nilai penting dan nilai guna kesejarahan.
BERITA31/12/2024 | HUMAS BAZNAS RI
Ketua KIP Apresiasi BAZNAS RI sebagai Lembaga Informatif dalam Keterbukaan Informasi Publik 2024
Ketua Komisi Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) RI, Donny Yoesgiantoro, memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI atas pencapaiannya sebagai lembaga non-struktural informatif, yang berhasil menerapkan prinsip keterbukaan informasi publik dengan baik dan transparan.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara Konferensi Pers Penerimaan Penghargaan BAZNAS yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Selasa (31/12/2024).
Donny menilai, penghargaan yang diraih BAZNAS RI merupakan pencapaian strategis yang penting. Hal ini tidak hanya mencerminkan kinerja positif BAZNAS, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut.
"Saya mengucapkan selamat kepada BAZNAS yang berhasil meraih peringkat ketiga tertinggi dalam kualifikasi informatif kategori Lembaga Non-Struktural pada Monev Keterbukaan Informasi Publik tahun 2024," ujar Donny.
Menurut Donny, penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen BAZNAS dalam menjalankan transparansi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
"Dengan predikat sebagai lembaga informatif, BAZNAS telah membuktikan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik. Status ini menunjukkan bahwa BAZNAS telah berhasil menjalankan transparansi dalam kegiatannya, yang berdampak positif terhadap kepercayaan publik," tegasnya.
Kepercayaan publik, lanjut Donny, hanya dapat diraih melalui transparansi yang konsisten. Ia menekankan pentingnya penyajian informasi publik yang jelas, termasuk informasi yang dikecualikan dan dokumen penting lainnya.
Namun, ia juga mengingatkan BAZNAS untuk tetap berhati-hati dalam mengelola informasi yang dikecualikan. Menurutnya, perlindungan terhadap data pribadi penerima zakat (mustahik) adalah hal yang sangat penting.
"Jika penerima bantuan tidak ingin data pribadinya diungkapkan, maka hal tersebut harus dihormati sepenuhnya. Ini adalah bagian dari tanggung jawab lembaga," jelas Donny.
Donny berharap, BAZNAS dapat terus menjadi pelopor dalam pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Ia juga mendorong, agar BAZNAS mampu menjaga amanah yang telah diberikan oleh negara dan masyarakat, sekaligus berkontribusi aktif dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.
"Semoga BAZNAS terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan menjaga amanah yang telah diberikan oleh negara serta masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang diberikan oleh KIP, Ombudsman, dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras BAZNAS RI dalam meningkatkan pelayanan dan pemberian informasi.
"Alhamdulillah, penghargaan ini sangat penting bagi kami. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas dan kinerja BAZNAS RI selalu dipantau, dinilai, dan dievaluasi dengan baik," ujar Kiai Noor.
Ia menambahkan, penghargaan ini tidak hanya menjadi prestasi, tetapi juga motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kiai Noor mengatakan, penghargaan yang diterima BAZNAS RI ini memiliki dampak positif yang besar dalam mendorong masyarakat untuk berzakat.
"Penghargaan ini adalah amanah bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat," pungkasnya.
BERITA31/12/2024 | HUMAS BAZNAS RI
Sepanjang 2024, BAZNAS RI Sukses Entaskan Kemiskinan 577 Ribu Jiwa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil mengentaskan kemiskinan sebanyak 577 ribu jiwa di Indonesia sepanjang tahun 2024 melalui sejumlah program yang digulirkan.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen M.S., M.Sc., Ph.D, mengatakan pencapaian ini merupakan bukti bahwa BAZNAS telah berhasil membawa perubahan nyata bagi perekonomian masyarakat.
"Kinerja BAZNAS tersebut mencakup berbagai aspek mulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga program-program berbasis teknologi dalam rangka membantu mengentaskan kemiskinan di Indonesia," kata Prof Nadra dalam Pengajian BAZNAS Selasa Pagi dengan Tema "Outlook Zakat 2025", yang disiarkan secara daring, Selasa (31/12/2024).
Prof Nadra mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil yang dilakukan BAZNAS dalam rangka mendorong mustahik menjadi muzaki.
"Kita telah melakukan berbagai program untuk membantu mustahik menjadi muzaki. Semoga tahun depan lebih banyak lagi masyarakat yang menerima manfaat," ujar Prof Nadra.
Sementara itu, Kepala Divisi Inovasi dan Program Kreatif BAZNAS RI, Abdul Aziz Yahya Saoqi memaparkan kinerja yang dilakukan pengentasan kemiskinan nasional di tahun 2024.
Untuk kemiskinan ekstrem, pihaknya menyampaikan telah mengentaskan kurang lebih 321 ribu orang.
"Ini presentasenya cukup besar jika dibandingkan dengan garis-garis kemiskinan yang lain," kata dia.
Selain itu, BAZNAS juta telah menaikkan penghasilan mustahik untuk masuk ke standar minimum wilayah sebanyak 15 ribu orang.
"Kemudian kita meningkatkan standar Had Kifayah 61 ribu orang dan masuk ke dalam standar Nisab Zakat sebanyak 28 ribu orang," papar dia.
Dari capaian tersebut, dapat disimpulkan bahwa BAZNAS telah berkontribusi untuk membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dapat tercapai.
BERITA31/12/2024 | HUMAS BAZNAS RI
BAZNAS Kota Tangsel Serahkan Infak Kemanusiaan Palestina Tahap Enam melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran infak kemanusiaan tahap enam untuk Palestina dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan sebesar Rp456.403.600. Penyerahan ini sebagai wujud solidaritas untuk membantu korban kemanusiaan di Palestina.
Infak kemanusiaan untuk Palestina ini merupakan bantuan keenam kalinya diberikan oleh masyarakat melalui BAZNAS Kota Tangsel untuk Palestina dengan total Rp1.774.770.594 yang kemudian disalurkan melalui BAZNAS RI.
Simbolisasi penyerahan bantuan tersebut diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (31/12/2024). Hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Pimpinan BAZNAS RI, Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, Ketua BAZNAS Kota Tangsel, Moh. Subhan, S.Sos.I, serta Ketua Dewan BAZNAS Tangsel, H. Dadang Raharja, M.Si.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS Kota Tangsel dan seluruh masyarakat Tangsel yang telah berkontribusi dalam pengumpulan bantuan ini.
"Kami mengucapkan terima kasih karena kota Tangsel yang sudah menyalurkan infaq Kemanusiaan untuk Palestina yang keenam kalinya melalui BAZNAS RI. Ini luar biasa bukan besar kecilnya tetapi persoalan kekuatan spiritualitas masyarakat Tangsel terhadap Palestina," kata Kiai Noor.
Kiai Noor menyampaikan, situasi kemanusiaan di Palestina saat ini sangat memprihatinkan. Serangan Israel yang terus-menerus tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga mental bagi masyarakat Palestina. Pemblokiran akses bantuan kemanusiaan membuat kondisi semakin sulit, terutama di Gaza.
“Israel tidak hanya menyerang secara fisik, tetapi juga memblokade akses makanan dan bantuan lainnya,” ujarnya.
Menurut Kiai Noor, penyaluran bantuan ke Gaza saat ini menghadapi berbagai kendala, salah satunya adalah penutupan perbatasan Rafah. Hal ini membuat pengiriman bantuan menjadi sangat sulit.
“Kami memiliki banyak mitra di Mesir dan Yordania yang siap menyalurkan bantuan, namun karena penutupan perbatasan, pengiriman terpaksa ditunda,” jelasnya.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan, masyarakat internasional terus menunjukkan dukungannya kepada Palestina. Bantuan kemanusiaan dari berbagai negara, termasuk Indonesia, diharapkan dapat membantu meringankan penderitaan rakyat Palestina.
“Alhamdulillah dunia nampaknya berpihak kepada Palestina tetapi itu saja tidak cukup. Kekuatan spiritualitas seperti ini menjadi kekuatan yang diakui oleh saudara-saudara di Palestina memberikan semangat hidup yang luar biasa. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan semangat bagi saudara-saudara kita di Palestina untuk terus berjuang,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan BAZNAS Tangsel, H. Dadang Raharja, M.Si mengatakan, penyerahan infak kemanusiaan ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian masyarakat Tangsel terhadap situasi yang dialami oleh Palestina.
“Kami masyarakat Tangsel sangat terketuk hati melihat penderitaan saudara-saudara kami di Palestina. Meskipun bantuan ini seperti setitik debu di padang pasir, namun kami berharap dapat memberikan sedikit keringanan bagi mereka,” ujar Dadang.
Dadang berharap, bantuan dana yang diberikan dapat mengurangi kesulitan dan beban penderitaan yang dialami oleh warga Palestina.
"Kami berharap warga Palestina terus diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi situasi ini. Kami juga berharap bantuan ini dapat diterima dan dapat tersalurkan kepada rakyat Palestina," harapnya.
BERITA31/12/2024 | HUMAS BAZNAS RI
BAZNAS RI Raih Juara Pertama Anugerah Kemaslahatan dalam BPKH Award 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sukses meraih juara pertama dalam Anugerah Kemaslahatan Award Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) tahun 2024. Kegiatan yang diikuti oleh 13 Mitra Kemaslahatan BPKH ini digelar di Jakarta pada Kamis (19/12/2024).
Adapun poin utama dalam penilaian award ini menitikberatkan pada aspek Governence, Risk, Compliance (GRC), SDG's, Inovasi, Suistainability Community Development, Visi dan Misi Kemaslahatan di Masa Depan.
Secara terpisah, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menyampaikan terima kasihnya atas penghargaan yang diberikan BPKH kepada BAZNAS.
Kiai Noor menyebut, penghargaan yang diterima BAZNAS merupakan sebuah pencapaian positif sebagai mitra terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Pertama, kami berterima kasih dengan penghargaan yang diberikan BPKH ini. Bahwa penghargaan yang diterima merupakan suatu apresiasi bahwa BAZNAS telah menjalin kerja sama yang baik dengan BPKH, juga kepada lembaga lainnya," kata Kiai Noor.
Selain itu, Kiai Noor menambahkan jika penghargaan yang diberikan BPKH sesuai dengan tujuan utama BAZNAS yaitu menjadi lembaga utama dalam menyejahterakan umat.
"Apresiasi ini juga sesuai dengan tujuan dan apa yang dilakukan BAZNAS yakni sebagai lembaga utama menyejahterakan umat," imbuh Noor.
Dengan diterimanya penghargaan ini, Kiai Noor berharap dapat meningkatkan dan mempererat kerja sama antara BAZNAS dan BPKH. Sebab saat ini, Kiai Noor menilai kerja sama antar lembaga penting dilakukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
"Kami tentunya berharap hubungan baik antara BAZNAS dan BPKH dapat terus terjalin sehingga mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat," ungkapnya.
"Semoga award ini menjadi penyemangat bagi kami dan kita semua untuk terus menjadi lebih baik dalam menjalankan Program Kemaslahatan bagi masyarakat dan ummat," katanya.
BERITA31/12/2024 | HUMAS BAZNAS RI
BAZNAS RI Bangun Tiga Jembatan di Desa Ciemas Pascabencana di Sukabumi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) membangun tiga jembatan yang terputus akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Ketiga jembatan yang berhasil dibangun oleh Tim BTB ini berada di Kampung Ciemas, di RT 04, dan di Kampung Lewuidadap, Sukabumi. Pembangunan jembatan ini bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat terdampak bencana dalam menjalankan aktivitasnya.
Dalam keterangannya di Jakarta, Senin (30/12/2024), Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA mengatakan, pembangunan tiga jembatan ini merupakan inisiasi BAZNAS guna memulihkan aksesibilitas dan sebagai langkah pemulihan bagi masyarakat terdampak.
"BAZNAS merespons cepat dengan membangun tiga jembatan yang bertujuan menjadi penghubung bagi aktivitas warga sekitar," kata Saidah Sakwan dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Saidah, banjir dan longsor di wilayah Sukabumi yang terjadi beberapa hari lalu telah menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur, termasuk jalan dan jembatan yang mengisolasi beberapa desa.
Mengetahui hal tersebut, BAZNAS merespons dengan cepat menurunkan tim BTB ke lapangan untuk mengetahui kerusakan dan kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak.
"Kami secepat mungkin menurunkan tim BTB dan telah membangun tiga jembatan ini untuk memastikan bahwa masyarakat dapat beraktivitas kembali,” tutur Saidah.
Dia mengatakan, hingga saat ini Tim BTB masih membersamai para penyintas kejadian banjir, longsor, dan tanah bergerak di wilayah Kabupaten Sukabumi.
"Selain membangun tiga jembatan, Tim BTB juga telah melakukan beberapa kegiatan tanggap darurat lainnya seperti asesmen kebutuhan mendesak warga terdampak," ujar Saidah.
Saidah berharap, dengan adanya tiga jembatan ini, kehidupan masyarakat sekitar bisa kembali normal seperti semula.
Sebab menurut Saidah, BAZNAS memiliki komitmen untuk terus mendampingi dan membantu masyarakat hingga situasi benar-benar membaik.
"Semoga jembatan yang dibangun dapat menjadi penghubung kembali aktivitas warga yang terputus akibat banjir yang melanda beberapa waktu lalu," ucapnya.
BERITA30/12/2024 | HUMAS BAZNAS RI
BAZNAS RI Bantu Pasien Anak dan Keluarga Gaza di RS KHCC Yordania
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan untuk anak-anak dan keluarga Gaza, Palestina penyintas kanker yang berada di Rumah Sakit King Hussien Cancer Center (KHCC) di Yordania.
Bantuan yang disalurkan sebanyak 114 paket tersebut berupa paket alat tulis, mainan, serta uang saku. Sebelumnya, BAZNAS RI dan KHCC juga telah melakukan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama penyaluran bantuan untuk masyarakat Palestina sebesar Rp2 miliar yang akan disalurkan secara bertahap.
Turut hadir melakukan penyaluran bantuan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si, CFRM., Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., serta Perwakilan KBRI Yordania Alamsyah (Minister Counsellor). Penyaluran paket juga dibantu oleh 12 mahasiswa penerima beasiswa BAZNAS, Minggu (29/12/2024).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si, CFRM., mengaku terharu bisa menyalurkan bantuan untuk para pasien dari Gaza, khususnya pasien anak-anak yang menderita kanker.
"Kami berharap bantuan ini bermanfaat untuk anak-anak yang menderita kanker yang saat ini berada di rumah sakit," ujar Rizaludin di Rumah Sakit King Husen Cancer Center (KHCC) di Yordania.
Rizaludin mengucapkan terima kasih kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yordania yang telah membantu mendampingi penyaluran bantuan kepada anak-anak Palestina penyintas kanker.
"Terima kasih juga pada KBRI Yordania yang sudah mendampingi penyaluran ini yaitu Bapak Dubes RI untuk Yordania, dalam hal ini diwakili oleh Alamsyah selaku Minister Counsellor, Muhammad Hartantyo selaku First Secretary), dan Achmad Gunawan selaku staf Fungsi Politik," ucap Rizaludin.
Sementara itu, perwakilan KBRI Yordania Alamsyah mewakili Dubes RI untuk Yordania menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI yang telah memberikan bantuan untuk anak-anak Palestina penyintas kanker di Yordania.
"Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat yang luas dan memberikan kebahagiaan kepada anak-anak Palestina penyintas kanker di Yordania," katanya.
Alamsyah juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah membantu masyarakat Palestina melalui BAZNAS RI.
BERITA30/12/2024 | HUMAS BAZNAS RI
BAZNAS RI dan KHCC Yordania Kerja Sama Penyaluran Bantuan Rp2 Miliar untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan King Hussein Cancer Center (KHCC) Yordania untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp2 miliar bagi masyarakat Palestina di Yordania.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari BAZNAS International Forum (BIF) pada November lalu. Adapun infak kemanusiaan Rp2 miliar tersebut berasal dari mitra BAZNAS, beberapa di antaranya yakni Tempo Scan Group, Tokopedia, PT Adev Natural Indonesia, Kitabisa, LAZ IZI, DT Peduli, LAZ Rabbani, LAZ Syarikat Islam, hingga Jamkrindo Syariah.
Penandatangan MoU tersebut diselenggarakan di Amman, Yordania, yang dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan M.Si, CFRM., Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si., serta Head Local Corporate KHCC Yordania, Madeleine El Sallag.
"Kerja sama dengan KHCC Yordania sebesar Rp2 miliar dilakukan selama 3 tahun, dikhususkan untuk membantu pasien dari Gaza yang berada di Rumah Sakit KHCC Yordania," ujar Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan M.Si, CFRM., di Amman, Senin (30/12/2024).
Menurut Rizaludin, KHCC sebagai rumah sakit di bawah yayasan kerajaan Yordania sangat bagus dalam membantu para pasien dan keluarganya yang berasal dari Gaza.
"Hanya saja, mereka juga memerlukan partisipasi pendanaan dari seluruh donatur, termasuk Indonesia. Maka sebagian dana bantuan untuk Gaza dari masyarakat Indonesia kita akan titipkan di KHCC ini," ucap Rizaludin.
Menurutnya, kolaborasi ini adalah langkah konkret untuk mendukung masyarakat Palestina. Rizaludin berharap, kerja sama ini dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan untuk kesejahteraan masyarakat Palestina.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama para donatur yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Palestina, dan telah mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Head Local Corporate KHCC Yordania, Madeleine El Sallag menyambut baik kerja sama penyaluran bantuan kemanusiaan Palestina dengan BAZNAS.
Madeleine menjelaskan, selama ini KHCC telah menangani pasien dan keluarganya asal Gaza, Palestina sebanyak 300 orang yang mayoritas merupakan penderita kanker.
"Kami membawa para pasien dan keluarganya ini dari Gaza atas bantuan militer dan kerajaan Yordania. Kami membuka para donatur, khususnya BAZNAS Indonesia untuk kerja sama menangani pasien dari Gaza ini," katanya.
Pada kesempatan yang sama BAZNAS menyalurkan bantuan alat tulis, mainan dan uang saku untuk para pasien dan keluarha pasien dari Gaza sebanyak 114 paket. Paket diterima oleh pasien dan keluarganya didampingi dari pihak KBRI Yordania Alamsyah (minister counsellor), Muhammad Hartantyo (first secretary) dan tim KHCC.
BERITA30/12/2024 | HUMAS BAZNAS RI

BAZNAS Kabupaten Tanggamus Kembali Berikan Bantuan Medis di Pekon Talang Padang
Di Dampingi Wakil Ketua 1 BAZNAS Tanggamus Ibnu Nizar dan Perangkat Pekon Talang Padang Afriyogi, Ketua BAZNAS Kabupaten Tanggamus Fadoil memberikan Bantuan Korsi Roda kepada Zainani (65), Warga Dusun Pekonluah Dan alat Bantu Pendengaran kepada Umyati (60), warga Dusun Suka Agung Pekon Talang Padang kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus pada Rabu (9/8/2023).
Bantuan yang diberikan Berupa alat Medis (Korsi Roda,Alat Pendengaran) kepada ibu Zainani dan Ibu Umyati merupakan usulan dari pihak Pekon Talang Padang yang di teruskan ke BAZNAS Tanggamus.
Dikesempatan itu ketua BAZNAS Kabupaten Tanggamus Fadoil mengatakan bahwa Bantuan kali ini berupa korsi roda, dan alat bantu dengar yang di berikan kepada warga masyarakat pekon Talang Padang.
Fadoil juga mengucapkan terima kasih kepada para Muzzaki dan ASN yang telah memberikan Zakat nya sehingga BAZNAS Tanggamus dapat menyalurkan nya kepada masyarakat yang membutuhkan.
” Pada kesempatan ini Alhamdulillah BAZNAS Tanggamus menyalurkan Bantuan medis berupa kursi roda dan alat pendengaran, Bantuan ini merupakan hasil dari infak dan Shadaqah dari para ASN yang diserahkan kepada BAZNAS, Mudah mudahan bantuan ini dapat membantu,” ucap ketua BAZNAS Kabupaten Tanggamus.
Dikesempatan yang sama Kaur Kesra Pekon Talang Padang saat mendampingi penyerahan bantuan sangat mengapresiasi apa yang telah di lakukan BAZNAS terhadap warga masyarakat nya.
” Alhamdulillah pada kesempatan ini Saya mewakili Kepala Pekon Talang Padang sangat berterima kasih kepada Bupati Tanggamus melalui BAZNAS kabupaten Tanggamus, kami Masyarakat Talang Padang untuk kesekian kalinya mendapat bantuan berupa alat medis dan yang lain-lain, Dan tidak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada para Muzzaki yang telah menyisih Rizki nya kepada yang membutuhkan, ” Tutur Afriyogi.
Ditempat yang sama Ria Febriani Cucu dari Zainani mengucapkan terima kasih dan berharap Dengan adanya BAZNAS Kabupaten Tanggamus, Masyarakat Yang membutuhkan dapat terbantu.
” Terima kasih kepada BAZNAS dan pemerintah pekon Talang Padang yang telah membantu nenek kami , mudah mudahan amal ibadah kalian Semua mendapat barokah dari Allah SWT, ” ucapnya Haru.(Sapri)
BERITA09/08/2023 | Redaksi Gemasamudra

BAZNAS Tanggamus Salurkan Bantuan Kepada Warga Talangpadang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanggamus menyalurkan bantuan berupa alat pendengaran dan kursi roda kepada warga Pekon Talangpadang, Kecamatan Talangpadang.
Menurut Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tanggamus Ibnu Nizar, bantuan tersebut merupakan hasil dari infak dan shadaqah para muzzaki yang kemudian diserahkan kepada masyarakat yang berkebutuhan khusus maupun disabilitas.
Selain di Talangpadang, bantuan juga disalurkan bagi warga berkebutuhan di sejumlah pekon lainnya di Kabupaten Tanggamus, diantaranya di Napal, Limau, Babakan, Bulok dan lainnya dengan total 8 titik, yang kesemuanya merupakan program kesehatan.
Pemberian bantuan alat bantu pendengaran dan kursi roda yang disalurkan BAZNAS Tanggamus tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat khususnya warga berkebutuhan yang menerima bantuan tersebut.
BERITA09/06/2023 | Isnanto Hapsara Editor Idrus

Pemerintah Pekon Banjarsari Dan BHP Dampingi Baznas Tanggamus Beri Bantuan Kursi Roda Pada Warga Pekon Banjarsari
Pemerintah Pekon Banjarsari Beserta aparatur Pekon dan BHP dampingi Baznas Tanggamus berikan bantuan korsi roda kepada salah satu warga disabilitas Dusun 04 Pekon Banjarsari Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus.
Bantuan yang diserahkan berupa satu unit kursi roda yang diterima langsung oleh Fairuz Warga rt/rw : 004/004 Pekon Banjarsari Kecamatan Talang Padang , Rabu (17/05/23).
"Andi Saputra selaku Juru Tulis Pekon Banjarsari mewakili pemerintah Pekon Banjarsari dan keluarga mengucapkan Terima kasih kepada Badan Amil Zakat (BAZNAS) Tanggamus yang sudah memberikan bantuan kursi roda kepada salah satu warga disabilitas Pekon Banjarsari dan ini sangat bermanfaat bagi Fairuz anak kami ini," ucap Andi Saputra.
H. Ibnu Nizar, Ketua Baznas Kabupaten Tanggamus mengatakan, kegiatan ini merupakan program kemanusiaan yang dimiliki oleh baznas secara nasional, adapun team Baznas yang datang kesini, H. Ibnu Hajar, Mad Sobri, Ahmad mashudi, dan Nurmanudin, Jelasnya .
Baznas memiliki sejumlah program kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat. Diantaranya program sosial kemanusiaan, Program Pendidikan, dan Program Kesehatan serta Program Ekonomi. Ucap nya
H. Ibnu Nizar memberikan semangat kepada keluarga anak penderita disabilitas untuk semangat sembuh, serta menyarankan agar kursi roda yang diberikan BAZNAS bisa digunakan serta dapat membantu dalam keseharian .
Yovi Indra Gunawan selaku Ketua BHP Pekon Banjarsari mengucapkan
Terima kasih kepada Baznas Tanggamus nya yang mana sudah mau memberikan bantuan kursi roda kepada salah satu warga kami yang menyandang disabilitas," ucapnya. (Oki)
BERITA17/05/2023 | Berita antara dua dot com

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
