WhatsApp Icon
banner
banner
banner

Berita Terkini

BAZNAS Tanggamus dan Pekon Sukarame Bersinergi Berikan Bantuan Rehab Rumah untuk Keluarga Ibu Aisah
BAZNAS Tanggamus dan Pekon Sukarame Bersinergi Berikan Bantuan Rehab Rumah untuk Keluarga Ibu Aisah
Kepedulian dan kebersamaan kembali hadir di tengah masyarakat Pekon Sukarame, Kecamatan Talang Padang. Pada hari ini, 11 Desember 2025, BAZNAS Kabupaten Tanggamus bersama Pemerintah Pekon Sukarame menyalurkan bantuan rehab rumah untuk keluarga Ibu Aisah dan Bapak Saimin, warga Desa Paneongan yang sejak lama tinggal di rumah tidak layak huni. Ibu Aisah, seorang ibu rumah tangga yang berjuang membantu ekonomi keluarga melalui usaha kecil pembuatan keripik pisang, hidup berdampingan dengan suaminya, Bapak Saimin, seorang buruh serabutan yang bekerja apa saja demi memenuhi kebutuhan hidup. Mereka memiliki tiga anak kecil yang membutuhkan tempat tinggal aman, layak, dan nyaman untuk tumbuh. Rumah yang telah lama mereka tinggali kini sudah rapuh, lembab, dan tak lagi memenuhi standar kelayakan. Melihat kondisi itu, BAZNAS Tanggamus dan Pekon Sukarame berkolaborasi untuk menghadirkan bantuan yang bukan hanya berupa bangunan baru, tetapi juga harapan dan kekuatan baru bagi keluarga kecil ini. Dalam kegiatan penyerahan bantuan hari ini, BAZNAS didampingi oleh Kepala Pekon Sukarame, Bapak Yuda Perdana, beserta aparatur pekon yang turut memberikan dukungan penuh. Ketua BAZNAS Kabupaten Tanggamus, Bapak Ibnu Nizar, menyampaikan pesan yang sarat makna dan menyentuh hati: “Rumah ibu Aisah yang sudah tidak layak huni dibongkar untuk dibangun kembali. Rumah tinggal bukan sekedar untuk berteduh secara lahir tapi juga merupakan tempat kediaman untuk saling menguatkan penghuninya secara batiniah sehingga menjadi tempat teduh yang paling nyaman bagi keluarga. Terima kasih kepada para muzakki yang sudah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Membantu yang lemah hakikatnya memperkuat yang kuat. Bantuan yang kita berikan bukan sekadar anugerah, tetapi harga yang harus kita bayar untuk kerja sama yang saling menguntungkan.” Harapan besar tersemat agar pembangunan rumah bagi keluarga Ibu Aisah dapat berjalan lancar, cepat selesai, dan segera bisa ditempati. Sebuah rumah baru bukan hanya menyediakan atap untuk berteduh, tetapi juga ruang yang aman bagi anak-anak mereka untuk tumbuh dengan penuh kasih sayang. BAZNAS Tanggamus juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat setempat yang telah bergotong-royong membantu proses pembongkaran dan pembangunan rumah tersebut. Kebersamaan warga menjadi bukti bahwa nilai kepedulian masih menjadi fondasi kuat di tengah kehidupan sosial. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para ASN dan muzakki yang terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Tanggamus. Dukungan inilah yang memungkinkan program-program kemanusiaan terus hadir dan memberi manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan. Semoga rumah baru ini menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi keluarga Ibu Aisah—rumah yang memberi perlindungan, kenyamanan, dan harapan baru untuk masa depan yang lebih cerah.
11/12/2025 | Humas
Ketua MPR RI Serahkan Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Erupsi Lewotobi Melalui BAZNAS
Ketua MPR RI Serahkan Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Erupsi Lewotobi Melalui BAZNAS
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani, memberikan bantuan sebesar Rp250 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk mendukung pemulihan pascabencana erupsi Gunung Lewotobi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan simbolis bantuan tersebut dilakukan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Senin (25/11/2024). Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya. Ketua BAZNAS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi H. Ahmad Muzani yang secara konsisten menyalurkan bantuan untuk berbagai bencana. "Ini adalah kali kegita Bapak Ahmad Muzani memberikan sumbangan kepada BAZNAS. Sebelumnya, beliau telah membantu korban bencana di Palestina dan Sumatera Barat. Alhamdulilah, kali ini beliau kembali hadir untuk membantu korban bencana di NTT," ucap Kiai Noor. Donasi tersebut menurut Kiai Noor, akan disalurkan melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), yang telah berpengalaman dalam membantu penanganan bencana di Indonesia maupun luar negeri. Selain itu, BAZNAS berencana menggunakan dana yang terkumpul untuk membangun kembali fasilitas umum, seperti masjid, sekolah, dan rumah sakit, serta menyediakan hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana di Lewotobi. Menurut Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan keyakinannya terhadap peran BAZNAS, sebagai lembaga terpercaya dalam mengelola dana bantuan masyarakat. "Gotong royong dan saling membantu adalah tradisi bangsa kita. BAZNAS telah menjadi jembatan yang terpercaya untuk menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan," pungkasnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut membantu korban bencana melalui BAZNAS, dengan menekankan pentingnya tradisi gotong royong. "Semua bantuan yang kami berikan bersumber dari hasil penjualan sapi. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat bahwa sapi memiliki nilai yang tinggi, dan melalui BAZNAS, hasil tersebut dapat disalurkan menjadi amal yang bermanfaat. Kami percaya BAZNAS adalah lembaga yang amanah, sehingga kita semua dapat menitipkan amal terbaik untuk membantu mereka yang membutuhkan," ucap Ahmad Muzani. Melalui aksi ini, BAZNAS resmi membuka penggalangan dana untuk korban erupsi Gunung Lewotobi. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk berkontribusi membantu saudara-saudara yang terdampak bencana.
15/02/2025 | Humas
BAZNAS Tingkatkan Usaha Kelompok Mentari Pagi Darussyifa
BAZNAS Tingkatkan Usaha Kelompok Mentari Pagi Darussyifa
Di Desa Mulyajaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, terdapat sebuah kelompok petani yang tumbuh dan berkembang berkat dukungan berbagai pihak, termasuk BAZNAS. Kelompok tersebut adalah Kelompok Mentari Pagi Darussyifa, yang kini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana sebuah usaha bisa berkembang pesat dengan bantuan yang tepat. Kelompok ini mengandalkan hasil pertanian jagung pipil sebagai produk utama yang mereka kirimkan ke berbagai industri, salah satunya adalah industri pakan ternak. Setiap kali panen, kelompok ini mengirimkan jagung berkualitas tinggi yang telah diproses dengan kadar air 15-17% untuk memenuhi standar yang dibutuhkan industri pakan. Pada kiriman terbaru mereka, sebanyak 2.016 kg jagung pipil berhasil dijual dengan harga Rp4.800 per kg, menghasilkan omzet sebesar Rp9.676.800. "Jagung yang kami hasilkan sangat dihargai oleh industri pakan, dan ini menjadi salah satu sumber pendapatan utama kami. Kami berusaha menjaga kualitas agar dapat bersaing di pasar," ujar Dedi, salah satu anggota Kelompok Mentari Pagi Darussyifa. Namun, perjalanan kelompok ini untuk mencapai titik ini tidaklah mudah. Awalnya, banyak kendala yang mereka hadapi, seperti keterbatasan modal, akses pasar, dan pengetahuan tentang cara-cara pertanian yang lebih efisien. BAZNAS hadir untuk membantu mengatasi hambatan-hambatan ini melalui program-program pemberdayaan yang telah terbukti memberikan dampak positif bagi banyak mustahik. BAZNAS membantu kelompok ini dengan memberikan pelatihan, penyuluhan tentang cara-cara bertani yang lebih produktif, serta akses pembiayaan yang lebih mudah. Tak hanya itu, BAZNAS juga berperan dalam memfasilitasi kelompok ini untuk mengakses pasar yang lebih luas dan menghubungkan mereka dengan industri yang membutuhkan produk mereka. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, Kelompok Mentari Pagi Darussyifa berhasil mengembangkan usaha mereka dan meningkatkan kualitas hasil pertanian mereka. Kini, jagung yang mereka hasilkan tidak hanya mencukupi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga mulai menyasar pasar yang lebih luas, berkat sistem pemasaran yang lebih terstruktur. "Saya merasa sangat terbantu dengan adanya program-program dari BAZNAS. Dengan bantuan mereka, kami bisa lebih fokus mengembangkan usaha tanpa harus terbebani masalah modal atau pengetahuan," kata Dedi dengan penuh rasa syukur. Cerita ini merupakan salah satu contoh nyata dari peran BAZNAS dalam membantu mustahik untuk keluar dari kemiskinan dengan cara yang mandiri dan berkelanjutan. Dukungan BAZNAS tidak hanya bersifat materi, tetapi juga mencakup pemberdayaan yang mengarah pada kemandirian ekonomi jangka panjang bagi mustahik. Dengan adanya program-program seperti ini, banyak mustahik yang mampu meningkatkan kualitas hidup mereka dan mengubah nasib keluarga mereka. Di tengah tantangan ekonomi global, peran lembaga filantropi seperti BAZNAS menjadi semakin penting. Melalui kolaborasi antara mustahik dan lembaga seperti BAZNAS, usaha-usaha kecil dan menengah dapat berkembang dengan baik, menciptakan lapangan pekerjaan baru, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Seperti halnya Kelompok Mentari Pagi Darussyifa yang kini menjadi pilar penting dalam penyediaan bahan baku pakan ternak berkualitas, bukti bahwa dengan bantuan yang tepat, usaha kecil dapat bertransformasi menjadi usaha besar yang membawa dampak positif bagi banyak orang.
15/02/2025 | Humas

Agenda Pimpinan

BAZNAS Tanggamus Jalankan Program BAZNAS Microfinance Masjid untuk Penguatan UMKM
BAZNAS Tanggamus Jalankan Program BAZNAS Microfinance Masjid untuk Penguatan UMKM
BAZNAS Kabupaten Tanggamus terus berkomitmen dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pelaksanaan Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM). Program ini merupakan inisiatif dari BAZNAS RI yang ditujukan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui skema pembiayaan qardhul hasan, yaitu pembiayaan tanpa bunga sama sekali. Kegiatan pelaksanaan program BMM ini dihadiri oleh Kepala Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Kota Agung, Bapak Abdul Muklis, beserta tim, Ketua Takmir Masjid Al Ikhlas, Bapak Supardi, serta Pendamping BAZNAS Microfinance Masjid, Bapak Nur Dian. Turut hadir pula sebanyak 50 penerima bantuan pembiayaan BMM yang merupakan pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Tanggamus. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Tanggamus menyampaikan bahwa Program BMM tidak hanya memberikan bantuan permodalan usaha, tetapi juga mengedepankan prinsip pemberdayaan berbasis masjid. Melalui masjid, para pelaku UMKM diharapkan dapat tumbuh secara ekonomi sekaligus mendapatkan penguatan nilai-nilai keislaman dan kebersamaan. Pembiayaan yang diberikan bersifat qardhul hasan, sehingga para penerima manfaat tidak dibebani bunga, melainkan diarahkan untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan dan bertanggung jawab. Program ini menjadi solusi bagi pelaku UMKM yang kesulitan mengakses permodalan formal. BAZNAS Tanggamus berharap melalui Program BAZNAS Microfinance Masjid ini, para pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat perekonomian keluarga, serta mendorong tumbuhnya ekonomi umat yang mandiri dan berdaya. BAZNAS juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah bersinergi dalam menyukseskan program ini.

28-01-2026 | umam

BAZNAS Tanggamus Hadiri Rakernis dan Mini Expo: Penguatan Digital Fundraising di Era AI
BAZNAS Tanggamus Hadiri Rakernis dan Mini Expo: Penguatan Digital Fundraising di Era AI
BAZNAS Kabupaten Tanggamus turut berpartisipasi dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) dan Mini Expo yang mengusung tema “Pemanfaatan AI dan Penguatan Digital Fundraising” di Asrama Haji Pondok Gede. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua III, Nurmannudin, serta Staf Pelaksana, Shinta Efnia, sebagai perwakilan dari BAZNAS Tanggamus. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., dan diisi dengan beragam materi strategis. Beberapa pembahasan penting antara lain: pemanfaatan teknologi AI dalam mendukung kerja-kerja amil, workshop AI dari DKID, materi kolaborasi dan inovasi fundraising digital untuk membangun kepercayaan publik, hingga peluncuran modernisasi SIMBA sebagai langkah konkret peningkatan kualitas layanan dan tata kelola zakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan BAZNAS Kabupaten Tanggamus dapat memperoleh wawasan, pengetahuan, dan inspirasi baru untuk memperkuat digitalisasi layanan serta meningkatkan profesionalitas dalam pengelolaan zakat demi kemaslahatan umat. Semoga ilmu yang diperoleh pada Rakernis tahun ini dapat memberikan dampak positif bagi kinerja dan pelayanan BAZNAS Tanggamus ke depan.

27-11-2025 | umam

BAZNAS TV

CAHAYA ZAKAT

Penulis: BAZNAS TV